kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.978   131,00   0,73%
  • IDX 5.904   -291,18   -4,70%
  • KOMPAS100 783   -41,15   -4,99%
  • LQ45 592   -27,39   -4,42%
  • ISSI 204   -10,24   -4,77%
  • IDX30 336   -13,67   -3,91%
  • IDXHIDIV20 415   -12,91   -3,02%
  • IDX80 89   -4,72   -5,04%
  • IDXV30 114   -4,01   -3,41%
  • IDXQ30 109   -3,68   -3,28%

Tarik menarik Jokowi jadi capres kuat PDIP


Minggu, 02 Maret 2014 / 11:45 WIB
ILUSTRASI. Promo 10.10 Chatime Beli 1 Gratis 1 minuman BT21 berlaku di seluruh gerai Chatime di Indonesia (Dok/Chatime)


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pengamat Politik Hanta Yudha tidak melihat tidak adanya aktivitas politik dalam agenda blusukan Gubernur DKI Joko Widodo bersama wakilnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Apalagi terkait kabar PDIP telah menyiapkan Jokowi sebagai calon presiden.

"Setahu saya, bersasarkan dari luar dan dari dalam, analisis informasi yang saya dapat, PDIP menurut saya belum ada keputusan Mega atau Jokowi," kata Hanta, Minggu (2/3/2014).

Hanta juga mengatakan Jokowi tidak mengetahui keputusan PDIP. "Kalau orang menganggap sudah pasti itu ya belum," katanya.

Hanta pun memberikan analisa, bila Jokowi dicalonkan PDIP sebagai presiden, ia yakin Megawati akan mengumumkannya sebelum Pemilu Legislatif 2014. "Karena untung, ngapain nunggu lama-lama," katanya.

Tetapi bila 9 April 2014 belum diumumkan calon presiden dari PDIP maka, kata Hanta, tujuannya terdapat dua poin.

"Mega yang akan maju, atau Jokowi yang akan dimajukan, atau Mega dipasangkan Jokowi. Jokowi mau engga dijadikan cawapres. Atau Jokowi dengan siapa, atau Jokowi dengan trah Bung Karno, atau Mega dengan siapa. Jadi tarik menarik masih sangat kuat," ungkapnya. (Ferdinand Waskita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×