kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Tarif AS Turun, Ekspor Router Hingga Furniture RI Bakal Menguat pada Semester II-2025


Selasa, 22 Juli 2025 / 04:15 WIB
Tarif AS Turun, Ekspor Router Hingga Furniture RI Bakal Menguat pada Semester II-2025
ILUSTRASI. Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu, Febrio Nathan Kacaribu. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) optimis ekspor Indonesia ke Amerika Serikat (AS) akan terus menguat pada semester II-2025


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA Kementerian Keuangan (Kemenkeu) optimis ekspor Indonesia ke Amerika Serikat (AS) akan terus menguat pada semester II-2025, terutama untuk produk-produk seperti router, alas kaki hingga furniture.

Optimisme ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal, Febrio Nathan Kacaribu, seiring keberhasilan pemerintah menurunkan tarif untuk Indonesia dari 32% menjadi 19%.

"Yang nomor satu justru adalah mesin, terutama itu bentuknya adalah router elektronik. Nah itu juga kita berharap karena dengan tarifnya yang lebih favorable itu bisa terus berlanjut," ujar Febrio kepada awak media di Jakarta, Senin (21/7).

Baca Juga: Indef: Dampak Tarif AS 19%, Tekan Daya Beli dan Pertumbuhan Ekonomi Dalam Negeri

Ia menyebut bahwa ekspor Indonesia ke AS sudah mencatat pertumbuhan double digit pada paruh pertama tahun 2025, dan tren ini diyakini akan berlanjut hingga akhir tahun ini.

Febrio juga mengatakan bahwa pelaku usaha menyambut baik dengan penurunan tarif ini, yang dinilai lebih rendah jika dibandingkan dengan negara pesaing lainnya.

"Sehingga ekspor yang sudah berjalan double digit di paruh pertama pertumbuhannya ke Amerika itu kita harapkan bisa berlanjut di paruh kedua 2025 ini," jelasnya.

Baca Juga: Tarif Masuk Masih 19%, Ekspor Kopi Indonesia ke AS Perlu Dukungan Khusus

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×