kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Jokowi menargetkan bunga kredit satu digit


Jumat, 27 Februari 2015 / 19:29 WIB
ILUSTRASI. BCA Life membubarkan DPLK BCA Life atas permohonan perusahaan sendiri karena ingin fokus pada bisnis inti.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bukan tanpa alasan jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) berupaya menurunkan beban operasional perbankan plat merah. Dengan demikian, Jokowi berharap, bisa ikut memperkecil bunga kredit bank.

Dalam wawancara khusus dengan KONTAN, Jumat (28/2), Jokowi menargetkan bunga kredit bisa lebih rendah dari sekarang ini. "Pokoknya target kami bunga kredit harus satu digit," ujar Jokowi.

Jokowi tidak menjelaskan berapa suku bunga kredit yang ingin dicapainya. Yang jelas, dengan suku bunga kredit yang lebih rendah, mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, pertumbuhan ekonomi bisa berlari lebih kencang.

Suku bunga kredit yang rendah merupakan salah satu target pemerintahan Jokowi. Sejumlah rencana dan kebijakan sudah dia buat termasuk di dalamnya supaya Indonesia memiliki industri perbankan yang sehat, kuat dan kompetitif.

Jokowi sendiri sudah mempunyai rencana menyatukan perbankan nasional dalam satu perusahaan yang terkonsolidasi atau merger. Untuk lebih lengkapnya, rencana presiden ketujuh ini akan diuraikan dalam harian KONTAN besok.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×