kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Tanpa Djan Faridz, islah PPP tetap sah


Jumat, 08 April 2016 / 21:00 WIB


Sumber: TribunNews.com | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Penyelenggaraan Muktamar VIII PPP di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, ditujukan untuk mewujudkan islah di internal partai tersebut. Namun, dalam penyelenggaraannya, Ketua Umum PPP hasil Muktamar Jakarta, Djan Faridz justru tidak terlihat hadir.

Anggota Steering Committee Muktamar PPP Arsul Sani mengatakan, ketidakhadiran Djan Faridz tak akan mengganggu proses islah yang akan dilakukan. Sebab, sejak awal perselisihan yang terjadi adalah antara M Rommahurmuziy dengan Suryadharma Ali.

“Kan begitu. Nah sekarang, kelompok Pak SDA dan Pak Rommy sudah selesai,” kata Arsul di Asrama Haji, Jumat (8/4/2016).

“Kebetulan memang di kelompok Pak SDA yang baru di partai seperti Pak Humphrey Djemat. Kalau ditanya apakah sudah pernah nyoblos PPP pasti jawabannya belum,” lanjut dia.

Menurut Arsul, proses islah yang sedang dijajaki PPP tidak boleh batal, hanya karena disandera oleh sejumlah pihak. Untuk itu, dirinya selama ini berupaya untuk meyakinkan kepada semua pihak bahwa PPP berniat untuk menyelesaikan konflik yang terjadi melalui tahapan rekonsiliasi.

“Termasuk kepada pemerintah. Makanya, Pak Jokowi, Pak Yasonna, dan Pak Tjahjo datang tadi,” ujarnya.

(Dani Prabowo)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×