kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Tangkal perang dagang, Jokowi panggil tim The Avengers


Kamis, 13 September 2018 / 10:16 WIB
Tangkal perang dagang, Jokowi panggil tim The Avengers
ILUSTRASI. Presiden Jokowi saat pembukaan World Economic Forum on ASEAN di Vietnam


Sumber: Reuters | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - HANOI. Presiden Joko Widodo menilai, logika di balik perang dagang global adalah cacat. Dia pun menyebut dirinya bagian dari tim "The Avengers" yang akan mengalahkan ide pemicu perang dagang tersebut. 

Berbicara di World Economic Forum di Hanoi, Jokowi mengatakan, perang perdagangan antarnegara hanya mengarahkan populasi dunia menuju infinity war atau perang tanpa batas. Jokowi mengacu pada film blockbuster dari franchise Marvel Cinematic Universe.

"Sejak Depresi ekonomi tahun 1930an, kita tak menghadapi perang dagang sebesar saat ini. Tapi yakinlah, saya dan rekan Avengers saya akan siap sedia mencegah Thanos melenyapkan separuh populasi dunia," katanya yang diikuti gelak tawa dan tepuk tangan peserta WEC, Rabu (12/9), seperti dikutip Reuters.

Thanos, antagonis di film Avengers: Infinity War, menyelesaikan masalah keterbatasan sumber daya dengan memusnahkan separuh populasi dunia.

Jokowi mengingatkan, perkembangan teknologi saat ini memungkinkan kita menggunakan sumber daya lebih baik.

Saat ini perang dagang global diyakini dipicu Amerika Serikat (AS), terutama yang ingin mengenakan tarif setingginya pada produk impor dari China dengan dalih melindungi sumber dayanya sendiri. China pun sudah menegaskan akan membalas sikap AS. Ketegangan kedua negara dengan perekonomian terbesar dunia ini akan memicu perang dagang global. 

Dalam pidatonya ini, Jokowi tak menunjuk Amerika Serikat sebagai Thanos yang ingin menguasai sumber daya. 

"Thanos bukan orang individu. Maaf mengecewakan kalian. Thanos ada di diri kita semua. Thanos adalah keyakinan sesat bahwa agar kita berhasil, yang lain harus menyerah. Dia adalah kesalahpahaman bahwa kebangkitan yang satu berarti penurunan orang lain," kata Jokowi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×