kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Tanggul di bawah jembatan Kuningan jebol


Kamis, 17 Januari 2013 / 14:59 WIB
ILUSTRASI. Tentara Filipina berdiri di dekat bendera Filipina di pulau Thitu di Laut Cina Selatan yang disengketakan 21 April 2017. REUTERS/Erik De Castro


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Hingga saat ini tanggul yang jebol tepat di bawah jalan layang Kuningan belum bisa diperbaiki. Meskipun ketinggian air di Sungai Manggarai sudah sedikit menurun, tetapi arus air yang tumpah ke Jalan Latuharhari masih deras.

Ratusan karung batu sudah dipersiapkan untuk menutup tanggul yang jebol, tetapi entah kapan akan dilakukan karena air mengalir terlalu deras. "Entah sampai kapan airnya surut, kami tak bisa menutup tanggul yang jebol itu," ujar seorang petugas saat berbincang dengan Tribunnews.com di lokasi, Kamis (17/1/2013).

Air yang tumpah dari sungai Manggarai tersebutlah yang membuat pusat Kota Jakarta terendam banjir.  Saat ini para pekerja masih mempersiapkan karung-karung yang diisi batu dari jalan kereta api untuk menutup tanggul yang jebol.

Warga pun terlihat penasaran ingin melihat tanggul yang jebol. Saat ini hujan rintik-rintik masih membasahi ibu kota, awan mendung pun masih menyelimuti Jakarta. (Adi Suhendi/Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×