kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Tambah volume BBM subsidi, pemerintah minta restu DPR


Selasa, 23 November 2010 / 14:58 WIB
ILUSTRASI. Desainer Muda Indonesia peserta Paris Fashion Week 2018


Reporter: Bambang Rakhmanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) subsidi sudah melebihi jatah tahun ini. Rencananya, pemerintah akan meminta restu parlemen menambah kuota bahan bakar minyak bersubsidi tahun ini.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, volume konsumsi BBM subsidi bakal melonjak dari 36,5 juta kiloliter menjadi 38,37 juta kiloliter. “Secara keuangan tidak apa-apa, tapi secara volume melebihi kuota dan harus meminta persetujuan DPR,” ujar Agus, Selasa (23/11).

Menurutnya, kenaikan volume BBM bersubsidi tersebut tidak akan menambah besaran anggaran karena adanya penghematan dari realisasi harga minyak dan nilai tukar yang di bawah asumsi APBNP 2011. Namun, ke depannya, pemerintah mengupayakan subsidi BBM tidak terlalu besar. “Bukan berarti pemerintah bermaksud menghapuskan subsidi, tetapi harus diarahkan distribusinya menjadi tepat sasaran,” kata mantan Direktur Utama Bank Mandiri ini.

Menurut catatan Pertamina, pada November 2010 ini, jatah solar bersubsidi diprediksi habis. Sementara pasokan premium bakal habis pada awal Desember 2010 nanti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×