kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Tak Mendesak, Pemerintah Enggan Terbitkan Perpu Pemilu


Selasa, 03 Februari 2009 / 15:46 WIB


Reporter: Hans Henricus

JAKARTA. Pemerintah enggan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) tentang Pemilihan Umum (Pemilu). Sebab, Pemerintah menilai Perpu Pemilu bukan kebutuhan mendesak.

"Domain mengatur masalah Pemilu ada pada KPU sendiri dan yang nomor satu bergelut dengan norma dan aturan adalan KPU," ujar Menteri dalam negeri (Mendagri), Mardiyanto seusai rapat terbatas di kantor Presiden, Selasa (3/1).

Sebelumnya, KPU mengusulkan Perpu Pemilu yang berisi penetapan calon terpilih yang secara khusus mengatur keterwakilan perempuan, penggunaan sistem suara terbanyak, penandaan surat suara, dan pemeliharaan daftar pemilih tetap (DPT).

Mendagri menjelaskan, pemerintah menyerahkan sepenuhnya soal norma dan aturan pemilu pada KPU lantaran terbitnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang penetapan calon anggota DPR dan DPRD berdasarkan suara terbanyak. Menurut Mendagari, KPU telah berkoordinasi dengan MK setelah putusan soal suara terbanyak itu keluar.

"Di sinilah nampak Perpu Pemilu tidak mendesak setelah KPU dan MK bisa melakukan koordinasi," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×