kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.975   83,00   0,46%
  • IDX 6.035   -66,02   -1,08%
  • KOMPAS100 788   -7,51   -0,94%
  • LQ45 594   -4,00   -0,67%
  • ISSI 210   -2,14   -1,01%
  • IDX30 336   -2,03   -0,60%
  • IDXHIDIV20 411   -1,29   -0,31%
  • IDX80 89   -0,87   -0,97%
  • IDXV30 111   0,12   0,10%
  • IDXQ30 107   -0,27   -0,25%

Dewan Masjid Indonesia Latah, Bikin Survei Pemilu


Selasa, 20 Januari 2009 / 13:00 WIB


Reporter: Yohan Rubiyantoro |

JAKARTA. Maraknya lembaga survei di Indonesia nampaknya membuat Dewan Masjid Indonesia latah. Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia juga akan membentuk sebuah lembaga yang akan melakukan survei tentang pemilu legislatif, pilpres dan juga pilkada.

"Kami akan launching pada Rapimnas Dewan Masjid Indonesia tanggal 13-15 Februari, dan akan dihadiri 50 orang capres," kata Sekjen Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia, Natsir Zubaidi dalam keterangan pers usai menemui Wapres Jusuf Kalla di Istana Wapres, Selasa (20/1).

Lembaga yang diberi nama Lembaga Survey Jamaah Masjid Indonesia (LSJMI) akan melakukan survei terhadap jamaah masjid-masjid besar di 17 Provinsi di Indonesia tentang capres pilihan dalam pemilu 2009. Survey akan mulai digelar pada 3 Februari hingga akhir Maret 2009. "Survey dilakukan usai sholat Jumat," ucap Natsir.

LSJMI saat ini sudah mengantongi 50 kandidat yang layak menjadi capres. Diantaranya, Susilo Bambang Yudhoyono, Jusuf Kalla, Gusdur, Megawati, Sri Sultan, Sutiyoso, Prabowo, Yusril Ihza Mahendra, serta sejumlah calon yang telah mendeklarasikan diri sebagai capres.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×