kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Tak Cukup 5%, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Harus Naik Kelas, Minimal 6% - 7%


Selasa, 06 Februari 2024 / 17:04 WIB
Tak Cukup 5%, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Harus Naik Kelas, Minimal 6% - 7%
ILUSTRASI. Bongkar muat petikemas di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/2/2024). Tak Cukup 5%, Pertumbuhan Ekonomi RI Harus Naik Kelas Jadi Minimal 6% - 7%.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Mendorong ekonomi biru dan bio-economy, ekonomi kreatif dan pariwisata, usaha mikro kecil menengah juga koperasi pun tak kalah pentingnya. 

Plus, Indonesia perlu mendorong produktivitas badan usaha milik negara (BUMN) dan produktivitas tenaga kerja. 

Indonesia juga perlu mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta inovasi dengan pembentukan dana abadi riset dan teknologi, juga masyarakat berkarakter ilmiah. 

Baca Juga: Ekonomi Global Goyang, Indonesia Bergeming

“Jangan sampai Indonesia melewatkan momentum tersebut. Walaupun penuh ketidakpastian, Indonesia perlu modal untuk melakukan transformasi segera,” tandasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×