kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.025   27,00   0,15%
  • IDX 6.135   -12,86   -0,21%
  • KOMPAS100 796   -2,07   -0,26%
  • LQ45 612   -0,21   -0,03%
  • ISSI 212   0,27   0,13%
  • IDX30 339   -0,01   0,00%
  • IDXHIDIV20 429   1,69   0,40%
  • IDX80 91   -0,24   -0,27%
  • IDXV30 116   0,09   0,08%
  • IDXQ30 110   0,44   0,40%

Tahun ini, produksi padi tumbuh tipis 1,35%


Selasa, 01 Maret 2011 / 16:37 WIB
ILUSTRASI. Jasa kebersihan Pay Clean


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan produksi gabah kering giling mencapai 67,13 juta ton. Jika terealisasi, maka produksi gabah kering giling naik sebesar 1,35% dibandingkan tahun lalu yang sebesar 66,41 juta ton.

Kepala BPS Rusman Heriawan mengatakan, peningkatan produksi gabah ini karena adanya perluasan lahan pertanian dan produktivitas. BPS mencatat penambahan luas lahan pertanian sebesar 145.100 hektare dan produktivitas sebesar 0,62 kuintal per hektare.

Rusman mengatakan, stok beras masih akan surplus hingga akhir tahun meski pertumbuhan produksi padi hanya naik tipis. Namun, dia tidak berani menjamin persedian setiap bulannya mencukupi kebutuhan. "Ada gonjang-ganjing, ada yang biasanya tidak suka surplus, tapi impor beras. Itu terjadi karena fluktuasi persediaan dengan kebutuhan tidak sama," terangnya.

Menurutnya, apabila melihat kondisi saat ini, maka selama Januari-April surplus beras akan terjadi, meski impor belum dilakukan. Namun, mulai Mei hingga Juli terkadang terjadi defisit beras. "Oleh karenanya manajemen stok beras menjadi sangat penting untuk mengendalikan harga beras selama 2011," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×