kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Tahun ini, produksi padi tumbuh tipis 1,35%


Selasa, 01 Maret 2011 / 16:37 WIB
ILUSTRASI. Jasa kebersihan Pay Clean


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan produksi gabah kering giling mencapai 67,13 juta ton. Jika terealisasi, maka produksi gabah kering giling naik sebesar 1,35% dibandingkan tahun lalu yang sebesar 66,41 juta ton.

Kepala BPS Rusman Heriawan mengatakan, peningkatan produksi gabah ini karena adanya perluasan lahan pertanian dan produktivitas. BPS mencatat penambahan luas lahan pertanian sebesar 145.100 hektare dan produktivitas sebesar 0,62 kuintal per hektare.

Rusman mengatakan, stok beras masih akan surplus hingga akhir tahun meski pertumbuhan produksi padi hanya naik tipis. Namun, dia tidak berani menjamin persedian setiap bulannya mencukupi kebutuhan. "Ada gonjang-ganjing, ada yang biasanya tidak suka surplus, tapi impor beras. Itu terjadi karena fluktuasi persediaan dengan kebutuhan tidak sama," terangnya.

Menurutnya, apabila melihat kondisi saat ini, maka selama Januari-April surplus beras akan terjadi, meski impor belum dilakukan. Namun, mulai Mei hingga Juli terkadang terjadi defisit beras. "Oleh karenanya manajemen stok beras menjadi sangat penting untuk mengendalikan harga beras selama 2011," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×