kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Sutarman: Penggantian Kapolri itu hak Presiden


Jumat, 09 Januari 2015 / 13:40 WIB
Sutarman: Penggantian Kapolri itu hak Presiden
ILUSTRASI. Sejak 2018 hingga 19 Juli 2003, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah melakukan pemutusan akses (take down) terhadap 846.047 konten perjudian online.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Komisaris Jenderal Polisi Sutarman menyikapi dingin isu mengenai penggantian dirinya Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).

Ketika dikonfirmasi, Sutarman justru mempersilahkan jika ada pihak-pihak yang ingin menyeleksi calon Kapolri. Namun, menurutnya sejauh ini institusi Polri belum melakukan proses seleksi apapun.

Oleh karena itu, Sutarman mengaku saat ini masih tetap fokus menjalankan tugasnya sebagai Kapolri. "Itu hak preogratif Presiden, mau diperpendek atau diperpanjang," ujar Sutarman, Jumat (9/1) di Istana Negara, Jakarta.

Posisi Sutarman sendiri sejatinya baru akan selesai pada Oktober 2015, sesuai dengan masa pensiunnya.  Namun, Isu penghentian dirinya sudah mulai dihembuskan oleh Indonesia Police Watch (IPW).

Pihak Istana sendiri belum membenarkan isu penggantian tersebut. Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto ketika dikonfirmasi mengatakan belum ada rencana mengenai penggantian Kapolri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×