kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.723   -21,00   -0,12%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Sutarman: Penggantian Kapolri itu hak Presiden


Jumat, 09 Januari 2015 / 13:40 WIB
ILUSTRASI. Sejak 2018 hingga 19 Juli 2003, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah melakukan pemutusan akses (take down) terhadap 846.047 konten perjudian online.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Komisaris Jenderal Polisi Sutarman menyikapi dingin isu mengenai penggantian dirinya Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).

Ketika dikonfirmasi, Sutarman justru mempersilahkan jika ada pihak-pihak yang ingin menyeleksi calon Kapolri. Namun, menurutnya sejauh ini institusi Polri belum melakukan proses seleksi apapun.

Oleh karena itu, Sutarman mengaku saat ini masih tetap fokus menjalankan tugasnya sebagai Kapolri. "Itu hak preogratif Presiden, mau diperpendek atau diperpanjang," ujar Sutarman, Jumat (9/1) di Istana Negara, Jakarta.

Posisi Sutarman sendiri sejatinya baru akan selesai pada Oktober 2015, sesuai dengan masa pensiunnya.  Namun, Isu penghentian dirinya sudah mulai dihembuskan oleh Indonesia Police Watch (IPW).

Pihak Istana sendiri belum membenarkan isu penggantian tersebut. Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto ketika dikonfirmasi mengatakan belum ada rencana mengenai penggantian Kapolri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×