kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.119   -6,00   -0,03%
  • IDX 6.070   32,18   0,53%
  • KOMPAS100 793   5,08   0,64%
  • LQ45 602   -0,27   -0,05%
  • ISSI 210   3,14   1,51%
  • IDX30 340   -0,24   -0,07%
  • IDXHIDIV20 422   -0,58   -0,14%
  • IDX80 91   0,52   0,58%
  • IDXV30 115   0,85   0,74%
  • IDXQ30 109   -0,11   -0,10%

Sutarman akui adanya teror menjelang pemilu 2014


Selasa, 25 Februari 2014 / 17:12 WIB
ILUSTRASI. Cara menjinakkan kucing pemalu.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Kapolri Jenderal (Pol) Sutarman tidak memungkiri adanya teror yang terjadi menjelang Pemilu 2014. Ia mencontohkan adanya aksi penembakan kantor NasDem di Nanggroe Aceh Darussalam.

"Teror tidak jelas, tidak menutup kemungkinan ada, di Aceh ditembakin," kata Sutarman di Gedung MPR, Jakarta, Selasa (25/2/2014).

Sutarman mengatakan teror menjelang pemilu dapat dilakukan oleh siapapun. Termasuk kelompok teroris dengan tujuan menimbulkan kekacauan.

Guna menjaga pemilu berlangsung lancar, Polri dibantu aparat lain menerjunkan 1juta personil untuk pengamanan pesta demokrasi. Personil diterjunkan mengikuti seluruh tahapan pemilu dimulai pencetakan surat suara, distribusi surat suara hingga pengamanan saat pencoblosan.

Sutarman mengatakan anggaran yang dibutuhkan untuk pengamanan Pemilu 2014 mencapai Rp1triliun. "Seluruhnya kita lakukan, pengamanan," imbuhnya. (Ferdinand Waskita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×