kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Sutarman akui adanya teror menjelang pemilu 2014


Selasa, 25 Februari 2014 / 17:12 WIB
Sutarman akui adanya teror menjelang pemilu 2014
ILUSTRASI. Cara menjinakkan kucing pemalu.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Kapolri Jenderal (Pol) Sutarman tidak memungkiri adanya teror yang terjadi menjelang Pemilu 2014. Ia mencontohkan adanya aksi penembakan kantor NasDem di Nanggroe Aceh Darussalam.

"Teror tidak jelas, tidak menutup kemungkinan ada, di Aceh ditembakin," kata Sutarman di Gedung MPR, Jakarta, Selasa (25/2/2014).

Sutarman mengatakan teror menjelang pemilu dapat dilakukan oleh siapapun. Termasuk kelompok teroris dengan tujuan menimbulkan kekacauan.

Guna menjaga pemilu berlangsung lancar, Polri dibantu aparat lain menerjunkan 1juta personil untuk pengamanan pesta demokrasi. Personil diterjunkan mengikuti seluruh tahapan pemilu dimulai pencetakan surat suara, distribusi surat suara hingga pengamanan saat pencoblosan.

Sutarman mengatakan anggaran yang dibutuhkan untuk pengamanan Pemilu 2014 mencapai Rp1triliun. "Seluruhnya kita lakukan, pengamanan," imbuhnya. (Ferdinand Waskita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×