kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.928   36,00   0,20%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Suswono akui terima uang dari Anggoro


Rabu, 23 April 2014 / 17:21 WIB
ILUSTRASI. Karyawan menunjukkan emas di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta Pusat.


Reporter: Mona Tobing | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Menteri Pertanian, Suswono disebut Anggoro Widjojo, pemilik PT Masaro Radiokom menerima uang sebesar Rp 50 juta selama masih menjabat anggota DPR komisi IV. Disebut menerima sogokan, Suswono tak membantah.

Kepada KONTAN, Suswono mengakui bahwa dirinya menerima uang dari Anggoro namun uang tersebut telah dikembalikan ke kas negara.

"Ya benar saya menerimanya. Namun sesuai ketentuan kurang dari 30 hari uang telah saya serahkan ke Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) sebagai gratifikasi. Uang tersebut juga telah diserahkan ke kas negara," kata Suswono pada Rabu (23/4).

Ia juga mengatakan kalau uang tersebut telah dikembalikan, sebelum kasus sistem komunikasi radio terpadu atau SKRT muncul dan menyeret nama MS Kaban sebagai Mentri Kehutanan periode tahun 2004-2009.

Seperti diketahui, proyek Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) senilai Rp 180 miliar termasuk dalam salah satu rancangan pagu bagian anggaran Program Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan (GERHAN) Departemen Kehutanan tahun 2007. MS Kaban menetapkan PT Masaro Radiokom sebagai pemenang proyek SKRT tahun 2007.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×