kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.808   -20,00   -0,12%
  • IDX 8.111   78,76   0,98%
  • KOMPAS100 1.144   12,52   1,11%
  • LQ45 828   7,21   0,88%
  • ISSI 287   3,69   1,30%
  • IDX30 431   4,56   1,07%
  • IDXHIDIV20 516   3,58   0,70%
  • IDX80 128   1,36   1,07%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,94   0,67%

Susunan timses nasional diserahkan ke Jokowi-JK


Rabu, 21 Mei 2014 / 21:17 WIB
Susunan timses nasional diserahkan ke Jokowi-JK
Suasana bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (27/12/2022). ANTARA FOTO/Didik Suhartono/aww.


Reporter: Gloria Fransisca | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Ketua Umum Partai Nasional Demokrat, Surya Paloh menyatakan belum adanya kepastian susunan tim nasional pemenangan Jokowi-Jusuf Kalla hari ini karena rapat koordinasi memutuskan untuk menyerahkan keputusan itu kepada bakal capres dan cawapres yang diusung.

"Memang belum ada. Ini sedang digodok tadi. Barangkali kita serahkan kepada capres dan cawapresnya untuk memilih tim nasionalnya," ujar Surya Paloh, Rabu (21/5).

Terkait pemimpin tim nasional, Surya menampik jika ketua terpilih pasti harus dari PDIP.

"Jadi begini ya, koalisi yang dibangun untuk pembangunan tim nasional ini bukan masalah person-nya. Tetapi kemampuan bagaimana mengoordinir potensi yang dimiliki dari setiap partai dan setiap latar belakang, baik itu dari PDIP, PKB, Nasdem, dan juga Hanura," ungkap Surya.

Pada rapat koordinasi hari ini di kantor DPP Nasdem turut hadir pula Jenderal Purnawirawan TNI A.M Hendropriyono.

Surya Paloh mengaku hadirnya Hendropriyono adalah karena ketertarikan kubu Jokowi-JK pada pemikiran-pemikirannya sebagai sosok satu-satunya yang berhasil mendapatkan gelar Guru Besar Ilmu Intelijen.

"Saya ingin menekankan, koalisi ini tidak menekankan hanya kepada ketua tim. Ini semua bekerja," tambahnya.

Surya Paloh juga mengiyakan bahwa dalam tim pemenangan ini juga akan berasal dari pihak Polri maupun pihak TNI. Karena, menurut Surya Paloh, kinerja tim pemenangan Jokowi-JK inilah yang harus diperkuat, bukan semata berorientasi pada tokoh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×