kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Susno: Polda yang Periksa Terdakwa, Bukan Kabareskrim


Kamis, 07 Januari 2010 / 12:43 WIB


Reporter: Epung Saepudin | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Mantan Kabareskrim Susno Duadji mengatakan, tidak tahu-menahu mengenai Wiliardi yang ditekan Hadiatmoko, yang tak lain mantan Wakabareskrim sekaligus pengawas penyidik, agar mengaitkan perkara pembunuhan Nasrudin kepada Antasari Azhar."Saya tidak akan melakukan. Tidak mungkin Kabareskrirm mempengaruhi untuk mengubah kesaksian," aku Susno di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,Kamis (7/1).

Mengenai perkara KPK yang kemudian menyeret Antasari, Susno mengaku tidak pernah menanganinya. Ia bilang, kasus Antasari ditangani khusus Polda Metro Jaya dengan tim khusus. "Kasus-kasus yang terkait dengan KPK termasuk dengan beliau (Antasari), termasuk Bibit dan Chandra, Kabareskrim tidak ikut serta, ditangani sendiri," tukasnya.

Ia mengaku, tidak tahu-menahu terkait adanya keterlibatan Wiliardi dan Antasari. Susno memang mengaku bertemu dengan Wiliardi karena ketika diperiksa merasa dipersulit seperti tidak bisa menghubungi istrinya. "Katanya tidak boleh menelepon, saat itu saya respons termasuk pengacaranya saya kontak. Saya hanya komunikasikan, dia masih junior saya, saya tidak memandang dia sebagai tersangka, saya tidak bicara masalah kasus" ujarnya.

Soal pertemuan Hadiatmoko dengan Wiliardi sendiri, menurut Susno, dirinya tidak tahu-menahu. "Penangkapan Wiliardi kapan, di mana, saya tidak tahu," akunya. Terkait adanya tim yang dibentuk Kapolri, dirinya baru tahu setelah proses persidangan berlangsung. "Saya tidak tahu, tim itu saya tahunya terakhir, saya tidak tahu siapa pembentuk tim," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×