kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

Perkuat Budaya Kerja, Telkom Apresiasi Ratusan Culture Booster


Jumat, 31 Juli 2026 / 15:38 WIB
Perkuat Budaya Kerja, Telkom Apresiasi Ratusan Culture Booster
Dok. Telkom


Reporter: Nur Cholis | Editor: Indah Sulistyorini

KONTAN.CO.ID - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperkuat fondasi transformasi bisnis melalui penguatan budaya perusahaan yang adaptif dan relevan terhadap dinamika industri. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Telkom menyelenggarakan Culture Agent/Culture Booster Meet & Greet (CAMG) sebagai rangkaian puncak Culture Festival TelkomGroup 2026, sebuah forum yang mempertemukan para penggerak budaya dari seluruh TelkomGroup untuk memperkuat kolaborasi, berbagi praktik terbaik, sekaligus mengapresiasi kontribusi mereka dalam menginternalisasikan budaya perusahaan.

Mengusung tema "Unshaken: Keeping Culture Relatable When Everything Shifts", kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan TelkomGroup, Culture Agent, dan Culture Booster dari berbagai unit kerja dan anak perusahaan. Tema tersebut mencerminkan komitmen Telkom untuk memastikan budaya perusahaan tetap menjadi kompas bagi seluruh insan Telkom dalam menghadapi perubahan yang semakin cepat, baik dari sisi teknologi, model bisnis, maupun ekspektasi pelanggan.

CAMG menghadirkan diskusi panel yang melibatkan perwakilan Culture Agent dan Culture Booster dari tingkat Witel, Regional, hingga Operating Company (OpCo) untuk berbagi pengalaman dalam mengimplementasikan budaya perusahaan di lingkungan kerja masing-masing. Untuk memperkaya perspektif, Telkom juga menghadirkan Mindfulness Practitioner Santosa Indonesia, Adjie Santosoputro, serta Founder & CEO Choky Sitohang Speaking Incorporation (ChoSSI), Choky Sitohang.

Dalam sesinya, Adjie Santosoputro menekankan bahwa perubahan merupakan keniscayaan dalam dunia kerja. Meski tidak seluruh perubahan dapat dikendalikan, setiap individu memiliki pilihan untuk menentukan respons yang tepat sehingga tetap mampu beradaptasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi.

Sementara itu, Choky Sitohang menggarisbawahi bahwa kemampuan beradaptasi tidak hanya bergantung pada individu, tetapi juga pada kualitas hubungan antartim. Menurutnya, budaya saling menghargai, saling mendukung, dan bertumbuh bersama menjadi fondasi penting agar organisasi mampu melewati berbagai tantangan secara kolektif.

"Perubahan akan lebih mudah dijalani ketika kita saling mendukung, saling menghargai, dan tumbuh bersama sebagai satu tim," ujar Choky.

Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan, menegaskan bahwa keberhasilan strategi perusahaan sangat ditentukan oleh kekuatan budaya organisasi dalam mendorong perilaku sehari-hari seluruh insan perusahaan. Menurutnya, budaya bukan sekadar nilai yang dipahami, tetapi harus tercermin dalam setiap keputusan, cara bekerja, dan kolaborasi di seluruh lini organisasi.

"Strategi sehebat apa pun akan runtuh jika budaya organisasinya tidak mendukung. Culture eats strategy for breakfast, karena strategi hanya akan menjadi rencana di atas kertas apabila tidak diwujudkan melalui perilaku sehari-hari," ujar Willy.

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi para penggerak budaya, Telkom memberikan penghargaan Best Culture Agent/Culture Booster bagi mereka yang konsisten menerapkan budaya perusahaan sepanjang tahun 2025. Sebelumnya, perusahaan juga telah merampungkan Culture Assessment di seluruh unit kerja untuk mengevaluasi implementasi budaya tersebut.

Hasil evaluasi ini membuahkan Culture Award: Best Corporate Culture Implementation yang diumumkan pada perayaan HUT ke-61 Telkom. Predikat juara pada masing-masing kategori berhasil diraih oleh Witel Suramadu, Telkom Regional 2, Enterprise Business Strategy, Divisi Wholesale Service, dan PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin).

Melalui perhelatan Culture Festival 2026 ini, Willy berharap insan Telkom menanamkan nilai-nilai budaya yang tidak hanya dipahami sebagai slogan, melainkan benar-benar tercermin dalam cara bekerja, berkolaborasi, dan menavigasi setiap perubahan di masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×