kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.488.000   -13.000   -0,52%
  • USD/IDR 16.707   7,00   0,04%
  • IDX 8.647   2,68   0,03%
  • KOMPAS100 1.194   -2,61   -0,22%
  • LQ45 847   -5,47   -0,64%
  • ISSI 309   -0,04   -0,01%
  • IDX30 437   -2,15   -0,49%
  • IDXHIDIV20 510   -4,16   -0,81%
  • IDX80 133   -0,62   -0,47%
  • IDXV30 139   0,36   0,26%
  • IDXQ30 140   -0,77   -0,54%

Survei: Pendapatan UMKM akan melonjak 160% jika jualan lewat e-commerce


Jumat, 03 Juli 2020 / 04:33 WIB
Survei: Pendapatan UMKM akan melonjak 160% jika jualan lewat e-commerce
ILUSTRASI. Ilustrasi pameran UMKM. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/26/04/2017


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Komisaris Sea Group Pandu P Sjahrir mengatakan, pendapatan rata-rata yang diterima oleh para pelaku UMKM bila berjualan melalui e-commerce akan mengalami peningkatan lebih dari 160%. Ini berdasarkan survei yang dilakukan pihaknya.

"Sementara untuk peningkatan produktivitas penggunaan e-commerce bisa mencapai 110%. E-commerce bisa menurunkan biaya operasional toko, meningkatkan produktivitas dan fleksibilitas bekerja," ujarnya dalam temu pers yang disiarkan secara virtual, Kamis (2/7/2020).

Pandu juga mengatakan, dalam survei itu, ada 70% responden yang mengakui akan terus memanfaatkan media digital melalui e-commerce untuk berjualan dan berbelanja mulai hari ini hingga saat new normal berlangsung.

Baca Juga: Fintech P2P lending dinilai memiliki peluang untuk dorong pertumbuhan UKM

Sementara untuk jenis media yang dilakukan dalam mempromosikan jualannya berbeda-beda. Misalnya saja ada 51% responden yang meningkatkan penjualan lewat platfrom e-commerce, 50% meningkatkan penjualan menggunakan video streaming dan 49 persen meningkatkan penjualannya melalui pelatihan secara online.

"Untuk penjualan melalui e-commerce akan didominasi oleh sektor retailer, industri rumahan, makanan dan akomodasi," katanya.

Baca Juga: Perbankan bersiap untuk memacu kredit di semester II ini

Pandu juga berpendapat bahwa memanfaatkan digital untuk menunjang penjualan para UMKM bukanlah hal yang mudah. Selama Pandemi Covid-19 UMKM akan memiliki hambatan-hambatan dalam mengaplikasikan digital untuk penjualannya seperti minimnya pengetahuan, sulitnya mereka bekerja dari rumah hingga tidak memiliki permodalan.




TERBARU

[X]
×