kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Survei KPK Sebut 12 Persen Sekolah Pakai Dana Bos Tak Sesuai Peruntukkan


Kamis, 24 April 2025 / 15:30 WIB
Survei KPK Sebut 12 Persen Sekolah Pakai Dana Bos Tak Sesuai Peruntukkan
ILUSTRASI. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc. KPK mengatakan, masih ada 12 persen sekolah yang tidak menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sesuai peruntukkannya.


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan, masih ada 12 persen sekolah yang tidak menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sesuai peruntukkannya. 

Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana mengatakan, angka tersebut ditemukan dari hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan tahun 2024. 

"Terkait dana BOS, masih terdapat 12 persen sekolah yang menggunakan dana BOS tidak sesuai dengan peruntukan atau aturan-aturan terkait," kata Wawan dalam acara peluncuran SPI Pendidikan di Gedung C1 KPK, Jakarta, Kamis (24/4/2025). 

Dari temuan itu, ia menjelaskan, tujuh persen sekolah bahkan masih melakukan pungutan terkait BOS. 

Baca Juga: KPK Ungkap Penyebab Ridwan Kamil Terseret di Kasus Dugaan Korupsi Bank BJB

"Dan terdapat 40 persen sekolah masih ditemukan nepotisme dalam pengadaan barang dan jasa atau proyek; 47 persen sekolah masih melakukan penggelembungan biaya penggunaan dana lainnya," ujarnya.

Adapun survei dilakukan dalam rentang 22 Agustus 2024 sampai dengan 30 September 2024. 

Pelaksanaan SPI Pendidikan 2024 ini melibatkan 36.888 satuan pendidikan dan 449.865 responden yang tersebar di 38 provinsi/507 kabupaten/kota. 

Pelaksanaan SPI 2024 dilakukan dengan dua metode yaitu metode online yang terdiri dari WhatsApp Blast, Email Blast, dan CAWI. Kemudian metode hybrid menggunakan CAPI.

Baca Juga: KPK Periksa Tiga Penjabat Bank BJB Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Iklan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Survei KPK: 12 Persen Sekolah di RI Pakai Dana BOS Tak Sesuai Peruntukkan", Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2025/04/24/15153911/survei-kpk-12-persen-sekolah-di-ri-pakai-dana-bos-tak-sesuai-peruntukkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×