kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Sudah banyak bangun infrastruktur, daya saing Indonesia baru naik dua peringkat


Selasa, 23 Oktober 2018 / 14:25 WIB
ILUSTRASI. Basuki Hadimuljono


Reporter: Abdul Basith | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Upaya pemerintah menggenjot infrastruktur belum banyak mendorong daya saing Indonesia.

Kenaikan peringkat daya saing Indonesia masih sangat minim. Daya saing Indonesia hanya naik dua peringkat dari 47 ke peringkat 45.

"Peningkatan masih kecil karena kekurangan infrastruktur, masih tetap kurang setelah pembangunan besar-besaran," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam Forum Merdeka Barat (FMB), Selasa (23/10).

Upaya pembangunan infrastruktur tersebut merupakan peralihan dana dari subsidi. Basuki bilang sejak 2015 pemerintah telah mengalihkan subsidi pada belanja produktif.

Belanja produktif antara lain adalah infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan. Infrastruktur pun terbagi menjadi lima yaitu transportasi, air, energi, komunikasi, dan perumahan.

"Transportasi yang dikerjakan PUPR hanya transportasi darat, jalan dan jembatan tidak termasuk kereta api," terang Basuki.

Asal tahu saja, anggaran untuk infrastruktur pun terus naik hingga tahun 2018. Pada tahun 2018 anggaran infrastruktur mencapai Rp 410 triliun, naik dibandingkan tahun sebelumnya Rp 390 triliun.

Dari angka tersebut terdapat berapa infrastruktur yang diselesaikan pada tahun 2018. Basuki bilang hingga 2018 jalan yang telah terbangun sepanjang 3.432 kilometer (km), jalan tol 941 km, jembatan 39,8 km, dan jembatan gantung 134 unit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×