kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

Sudah 340 orang tewas jelang Lebaran


Sabtu, 18 Agustus 2012 / 12:54 WIB
ILUSTRASI. Petugas kesehatan di hadapan mural bertema Covid-19 di luar Klinik Ajwa di Shah Alam.


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. Hingga H-2 Lebaran, Mabes Polri mencatat sedikitnya terjadi 1.995 kasus kecelakan lalu lintas. Akibat kecelakaan tersebut sebanyak 340 orang meninggal dunia.

"Kecelakaan lalu lintas itu dan korbannya didominasi oleh pengendara sepeda motor," terang Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Anang Iskandar di Jakarta, Sabtu (18/8) pagi.

Ia menjelaskan, dari 1.995 kasus kecelakaan tersebut, yang mengalami luka berat sebanyak 487 orang dan luka ringan 1.775 orang dan lerugian materialnya diperkirakan mencapai Rp 5 miliar lebih.

Kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat ini, terbanyak terjadi di wilayah Jalur Pantura dan Selatan. "Peringkat pertama di wilayah Jawa Tengah, kedua Jawa Timur, dan ketiga di Jawa Barat," katanya.

Untuk H-2 saja, peristiwa kecelakaan lalu linta ada 314 kasus, yang menelan korban tewas 58 orang, luka berat 96 orang, dan luka ringan 219 orang, dengan kerugian materil diperkirakan Rp 50 juta. (Ratih Prahesti Sudarsono/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×