kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Sri Mulyani: Pertumbuhan ekonomi 2019 mengarah ke 5,4%


Kamis, 31 Mei 2018 / 21:19 WIB
ILUSTRASI. Menkeu Sri Mulyani saat sidang paripurna DPR


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mematok perkiraan pertumbuhan ekonomi tahun depan sebesar 5,4%-5,8% dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2019. Namun dari proyeksi itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pertumbuhan ekonomi 2019 kemungkinan di level terendah kisaran tersebut.

Sri Mulyani mengatakan, pertumbuhan ekonomi tahun depan lebih mengarah ke 5,4%. Walaupun angka itu lebih tinggi dari perkiraan pertumbuhan ekonomi tahun ini sebesar 5,17%-5,4%, hal itu mempertimbangkan berbagai risiko.

Lanjut Menkeu, banyak institusi, lembaga keuangan, dan analis memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini hanya mencapai 5,2%-5,3%. Makanya, Sri Mulyani melihat risiko pertumbuhan lebih rendah dari 5,4% pada tahun ini, sangat nyata.

"Dan dengan respons kenaikan suku bunga, maka konsekuensi pertumbuhan ekonomi akan lebih rendah dari target 2018," kata Sri Mulyani saat rapat antara pemerintah, Bank Indonesia, dan Badan Anggaran (Banggar) DPR, Kamis (31/5).

Untuk diketahui, berdasarkan dokumen KEM-PPKF 2019, angka pertumbuhan ekonomi tahun depan yang sebesar 5,4%-5,8% bersumber dari konsumsi rumah tangga dan lembaga non profit yang melayani rumah tangga (LNPRT) sebesar 5,1%-5,2% dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sebesar 7,5%-8,3%. Sedangkan, kontribusi konsumsi pemerintah sebesar 2,8%-3,7%, ekspor 6%-7,2%, dan impor 6,3%-7,6%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×