kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Sri Mulyani lantik Eddy Abdurrachman sebagai Dirut BPDPKS baru


Senin, 02 Maret 2020 / 22:20 WIB
Sri Mulyani lantik Eddy Abdurrachman sebagai Dirut BPDPKS baru
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani melantik Eddy Abdurrachman sebagai Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (Dirut BPDPKS) baru, menggantikan Dono Boestami Dirut BPDPKS periode sebelumnya di Aula Mezzanine Kementerian Keuangan, Senin (2/3/


Reporter: Grace Olivia | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani melantik Eddy Abdurrachman sebagai Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) baru, menggantikan Dono Boestami. 

Dalam acara pelantikan sore ini, Senin (2/3), Sri Mulyani mengingatkan bahwa Indonesia telah menjadi negara produsen kelapa sawit terbesar di dunia atau lebih dari dari 55% produksi dunia. Industri sawit juga telah menjadi penghasil devisa terbesar dengan kontribusi sebesar 13,5% dari total ekspor non migas yaitu sebesar US$ 22,3 miliar. 

Selain itu, industri sawit juga meningkatkan kemandirian energi dengan cara menggantikan bahan bakar fosil dengan bahan bakar terbarukan berbahan dasar sawit. Melalui program bauran Biodiesel 30% (B30), industri sawit berperan dalam penghematan devisa melalui pengurangan impor solar senilai US$ 8 miliar per tahun.

Baca Juga: Sri Mulyani siapkan insentif perpajakan bagi sektor riil untuk hadapi dampak corona

Oleh karena itu, Sri Mulyani menekankan  beratnya tugas dan tanggung jawab yang diemban Dirut BPDPKS di tengah tantangan yang makin besar. 

"Saya harap saudara Eddy Abdurrachman dengan bekal jabatan sebelumnya sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai serta Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian bisa memanfaatkan dana yang dikelola BPDPKS untuk aktivitas-aktivitas yang sesuai dengan tujuan membangun industri berkelanjutan,” tutur Sri Mulyani. 




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×