kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Sri Mulyani: Indonesia bisa jadi pusat logistik


Rabu, 19 Oktober 2016 / 15:57 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa pembangunan Pusat Logistik Berikat (PLB) akan memiliki banyak manfaat. Bahkan ia yakin Indonesia akan menjadi pemain utama distribusi barang di kawasan.

"Kita dapat manfaatkan PLB untuk perbaiki efisiensi biaya logistik dan untuk mendapat keuntungan sebagai pusat distribusi barang-barang di kawasan Asia-Pasifik," ujar perempuan yang kerap disapa Ani itu di acara Indonesia Transport Supply Chain dan Logistik 2016, Jakarta, Rabu (19/10).

Ia menjelaskan, PLB merupakan gudang multifungsi yang berguna untuk menimbun barang ekspor dan impor. Dengan adanya PLB para suplier barang impor bisa menempatkan barangnya di Indonesia.

Pemerintah memberikan berbagai insentif kepada suplier yang menyimpan barangnya di Indonesia. Insentif itu di antaranya fasilitas penangguhan bea masuk dan tidak dipungut pajak dalam rangka impor.

Selama ini, para suplier lebih memilih menyimpan barangnya di beberapa negara tetangga misalnya Malaysia dan Singapura. Lantaran hal itu, sejumlah  barang yang diimpor untuk keperluan di dalam negeri harus didatangkan dari negera-negara tersebut.

Namun, pasca-dibangunnya PLB, para suplier tertarik untuk menyimpan barangnya di Indonesia. Lantaran hal itulah Sri Mulyani yakin Indonesia bisa jadi pusat distribusi barang di kawasan Asia-Pasifik.

Bila hal itu bisa terwujud, Indonesia diyakini bisa mendapatkan manfaat besar. Sebab kata Sri Mulyani, Asia-Pasifik merupakan kawasan paling sehat dalam perekonomian global.

Hingga saat ini, Indonesia telah membangun 14 PLB yang melayani berbagai sektor diantaranya minyak dan gas, pertambangan, maintenance, repair, dan overhaul (MRO), otomotif, hingga farmasi.

Dalam waktu dekat, pemerintah akan kembali membangun 25 PLB. Pembangunan itu akan bekerjasama dengan asosiasi industri dan para pelaku usaha logisti. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×