kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Aliran Modal Asing Masuk US$ 8,5 Miliar di Kuartal II-2026, BI Pastikan Cadev Kuat


Rabu, 22 Juli 2026 / 15:19 WIB
Aliran Modal Asing Masuk US$ 8,5 Miliar di Kuartal II-2026, BI Pastikan Cadev Kuat
ILUSTRASI. Peringati Hari Bank Indonesia DOKU perkuat ekosistem pembayaran (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing masuk ke pasar keuangan dalam negeri sebesar US$ 8,5 miliar pada kuartal II 2026.

Gubernur BI Perry Warjiyo membeberkan, aliran modal asing tersebut masuk ke Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

“Aliran investasi portofolio asing pada kuartal II 2026 mencatat net inflow sebesar US$ 8,5 miliar,” tutur Perry dalam konferensi pers, Rabu (22/7/2026).

Baca Juga: Keppres Rotasi Pejabat Kejagung Terbit, Kuntadi Resmi Jabat Jampidsus

Selanjutnya, Perry juga mencatat, aliran modal asing yang masuk tersebut yang kemudian berlanjut pada kuartal III 2026 atau hingga 20 Juli 2026 terutama dari SBN yang mencatat net inflow sebesar  US$ 0,1 miliar.

Dengan kondisi tersebut, Perry menyampaikan, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2026 tetap terjaga sebesar US$ 145,6 miliar, setara dengan pembiayaan 5,5 bulan impor atau 5,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×