kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Sri Mulyani: Globalisasi & interkoneksi memudahkan aliran dana ilegal lintas negara


Kamis, 14 November 2019 / 14:45 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani saat menerima kembali memori jabatan Menteri Keuangan periode 2019-2024, di Aula Mezaninne, Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan. Jaga APBN, Rabu (23/10).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Sri Mulyani juga menganggap perlu agar dunia lebih memahami virtual asset sehingga bisa waspada dengan potensi ancaman yang akan ditimbulkan. Pemanfaatan teknologi adalah salah satu kuncinya, yaitu seperti big data dan artificial intelligence.

Indonesia pun berkontribusi dalam usaha memerangi kejahatan ekonomi lintas negara dan IFF. Salah satunya adalah dengan bergabung ke Financial Action Task Force (FATF).

"Saya yakin dengan bergabungnya Indonesia, maka usaha global untuk mencegah kejahatan ekonomi lintas negara, pendanaan terorisme, dan IFF akan bisa lebih efektif," katanya.

Baca Juga: Menkeu Sri Mulyani raih penghargaan dari Asian Business Leadership Forum 2019

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×