kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.564   166,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Sri Mulyani Bakal Terbitkan SBN untuk Dukung Target 3 Juta Rumah


Kamis, 20 Februari 2025 / 19:40 WIB
Sri Mulyani Bakal Terbitkan SBN untuk Dukung Target 3 Juta Rumah
ILUSTRASI. Sri Mulyani mengungkapkan upaya pemerintah dalam meningkatkan dukungan terhadap MBR melalui penerbitan Surat Berharga Negara (SBN).. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/tom.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait dan Gubernur BI Perry Warjiyo terus melakukan pertemuan demi mencapai target Rp 3 juta rumah.

Oleh karena itu, ketiganya melakukan diskusi untuk menentukan instrumen fiskal dan moneter yang akan digunakan untuk mendukung target tersebut.

Sri Mulyani mengungkapkan upaya pemerintah dalam meningkatkan dukungan terhadap Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui penerbitan Surat Berharga Negara (SBN).

Baca Juga: Program 3 Juta Rumah Jadi Mesin Pemacu Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global

Skema ini akan dialokasikan khusus pembiayaan MBR guna memperluas akses kepemilikan rumah.

"Kami hari ini juga berdiskusi untuk meningkatkan kemampuan dalam mendukung MBR ini dengan penerbitan Surat Berharga Negara perumahan yang nanti akan dialokasikan terutama di dalam pembiayaan MBR ini," ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers di Jakarta, Kamis (20/2).

Selain itu, skema pembiayaan melalui Fasilitas Likuditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) juga akan ditingkatkan volumenya.

"Sebetulnya mekanisme modifikasi dari FLPP yang akan di-skill up atau akan ditingkatkan volumenya," katanya.

Di sisi yang lain, pemerintah bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Himbara guna memanfaatkan fasilitas kredit sebesar Rp 80 triliun yang telah diumumkan sebelahnya.

"Jadi dengan ini kita berharap akan meningkatkan lebih banyak lagi kemampuan untuk dari sisi demand permintaan yaitu masyarakat yang mau membeli rumah dengan fasilitas MBR ataupun yang komersial itu akan digunakan melalui kerja sama," katanya.

Baca Juga: Menteri PKP Ara: Indonesia Siap Gelar Karpet Merah buat Rakyat dan Investor

Sri Mulyani menegaskan bahwa pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap dilakukan dengan prinsip disiplin fiskal, namun tetap responsif dalam mendukung berbagai sektor, termasuk perumahan. 

Pemerintah juga akan terus mengembangkan berbagai inovasi dalam pembiayaan guna memastikan daya dukung APBN lebih optimal.

Kebijakan moneter juga akan diarahkan sejalan dengan target pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto sebesar 8%, menciptakan lebih banyak lapangan kerja, serta menjaga stabilitas keuangan dan harga.

"Itu kita akan terus dengan Bank Indonesia bekerja sama untuk bisa mendukung program-program tersebut," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×