kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.534   152,00   0,93%
  • IDX 7.851   -100,86   -1,27%
  • KOMPAS100 1.093   -13,32   -1,20%
  • LQ45 801   -10,82   -1,33%
  • ISSI 265   -2,80   -1,04%
  • IDX30 415   -6,14   -1,46%
  • IDXHIDIV20 482   -6,23   -1,28%
  • IDX80 121   -1,75   -1,43%
  • IDXV30 130   -1,94   -1,46%
  • IDXQ30 134   -2,00   -1,47%

Speed Desak Polri Usut Transparan Kasus Tewasnya Driver Ojol


Jumat, 29 Agustus 2025 / 13:47 WIB
Speed Desak Polri Usut Transparan Kasus Tewasnya Driver Ojol
ILUSTRASI. rantis brimob lindas pengemudi ojol hingga tewas. Speed mendesak Polri usut tuntas kasus tewasnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek daring yang dilindas Brimob.


Reporter: Shintia Rahma Islamiati | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Serikat Pengemudi Daring (Speed) mendesak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengusut secara transparan kasus tewasnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek daring yang dilindas kendaraan taktis Brigade Mobil (Brimob) saat demonstrasi di kawasan Pejompongan, Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Kordinator Nasional Speed, Budiman Sudardi, menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara terbuka sesuai komitmen Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan Kapolri. 

“Kami mendesak agar proses hukum terhadap insiden ini dilaksanakan secara transparan, terbuka, dan adil,” ujar Budiman dalam pernyataannya, Jumat (29/8/2025).

Baca Juga: Kemenko Perekonomian Berharap Unjuk Rasa Tak Berdampak Lebih Lanjut pada Ekonomi RI

Speed meminta agar anggota Brimob yang terbukti bersalah dijatuhi sanksi tegas. 

Selain itu, mereka menyerukan pemulihan hak keluarga korban, baik secara psikologis maupun ekonomi, mengingat Affan merupakan tulang punggung keluarga. 

“Pemulihan yang adil dan manusiawi tidak boleh diabaikan,” kata Budiman.

Baca Juga: Demonstrasi Berlanjut, Prabowo Minta Masyarakat Tenang dan Percaya Pemerintah

Terkait kebebasan berekspresi, Speed menekankan agar aparat keamanan lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam mengawal aksi massa.

Menurut mereka, aparat tidak boleh reaktif secara emosional. Sebagai serikat, Speed juga berkomitmen untuk memantau jalannya proses hukum kasus tersebut. 

“Kami akan memastikan prosesnya berjalan optimal dan hak-hak rekan ojol tidak diabaikan dalam penegakan hukum dan demokrasi,” tutur Budiman.

Keluarga besar Speed turut menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga dan kerabat Affan.

Selanjutnya: Kemenko Perekonomian Berharap Unjuk Rasa Tak Berdampak Lebih Lanjut pada Ekonomi RI

Menarik Dibaca: Manfaat Ubi Cilembu untuk Diet dan Tips Konsumsinya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×