kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Sofyan Djalil: Inflasi kita sangat bandel


Jumat, 13 Februari 2015 / 14:11 WIB
ILUSTRASI. Menara telekomunikasi PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk alias Mitratel.


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan, struktur pasar yang tidak sehat menyebabkan inflasi di Indonesia tidak pernah rendah secara konstan.

"Inflasi kita sangat bandel. Tidak pernah kita mencapai inflasi rendah secara konsisten. Salah satunya karena struktur pasar," kata dia usai rapat koordinasi, Jakarta, Jumat (13/2).

Di sisi lain, dia mengaku instrumen yang dimiliki pemerintah untuk mengatur pasar tidak cukup memadai. Sofyan menuturkan, selama persaingan usaha yang tidak sehat ini tidak diatasi, ekonomi Indonesia tidak akan pernah bisa kompetitif.

"Di negara lain itu interest rate 1-2 persen, di kita sekarang masih 10 persen, salah satu sebabnya adalah karena inflasi," ucap dia.

Atas dasar itu, dia bilang, pemerintah ke depan akan bekerjasama dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) agar KPPU bisa menjadi instrumen yang lebih kuat. (Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×