kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.119   -6,00   -0,03%
  • IDX 6.059   20,67   0,34%
  • KOMPAS100 791   2,74   0,35%
  • LQ45 600   -2,00   -0,33%
  • ISSI 210   2,89   1,39%
  • IDX30 339   -1,49   -0,44%
  • IDXHIDIV20 421   -2,13   -0,50%
  • IDX80 90   0,20   0,23%
  • IDXV30 115   0,54   0,47%
  • IDXQ30 109   -0,53   -0,49%

Soal TransJakarta, Ahok sudah koordinasi ke KPK


Jumat, 21 Februari 2014 / 22:59 WIB
ILUSTRASI. Tidak Hanya dari Sektor Batubara, Petrosea (PTRO) Raih Kontrak Jasa Pertambangan Emas dan Nikel


Reporter: Hendra Gunawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Sejauh ini, bagian Pengaduan Masyarakat (Dunmas) KPK belum menerima laporan dugaan korupsi pengadaan bus TransJakarta. Namun, Dunmas KPK telah menemui Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama membahas hal itu pada dua minggu lalu.

"Ternyata sudah ada koordinasi antara Dunmas KPK dengan Wakil Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau akrab dipanggil Pak Ahok berkaitan dengan bus TransJakarta," kata juru bicara KPK, Johan Budi, di kantornya, Jakarta, Jumat (21/2).

Menurut Johan, ada tindak lanjut dari koordinasi kedua pihak itu. Namun, sejauh ini pihak KPK belum memulai pengumpulan bahan keterangan (pulbaket).

Dugaan 'permainan' hingga praktik korupsi dalam pengadaan spesifikasi bus baru TransJakarta asal China muncul dikarenakan banyaknya komponen banyak yang mengalami karat, kerusakan, hingga bus mogok. Disinyalir komponen pada bus asal China tersebut adalah barang rekondisi. (Abdul Qodir)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×