kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Soal Komjen Budi Gunawan, KPK mengaku 'kalah'


Selasa, 03 Maret 2015 / 18:21 WIB
ILUSTRASI. Pemberi dan penerima uang rupiah.


Reporter: Jane Aprilyani | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Setelah segenap jajaran pegawai melakukan aksi penandatanganan penolakan pelimpahan kasus Komjen Budi Gunawan ke Kejaksaan Agung, pegawai yang tergabung dalam Wadah Pegawai pun melakukan pertemuan dengan Pelaksana Tugas Pimpinan KPK, Taufiequrachman Ruki.

Dalam pertemuan itu, Faisal selaku Ketua Wadah Pegawai KPK menyebutkan beberapa poin yang diutarakan oleh Ruki. "Pak Ruki menghargai sikap pegawai KPK, setelah itu kepentingan pribadi harus dipinggirkan untuk kepentingan lebih besar yang dalam hal ini adalah pemberantasan korupsi" ujar Faisal di Gedung KPK, Selasa (3/3).

Mengenai penolakan pegawai atas putusan perkara yang dilimpahkan ke Kejaksaan Agung, dikatakan Faisal bahwa Pelaksana Ketua Pimpinan KPK itu memang mengakui “kekalahannya”. "Pak Ruki bilang KPK mungkin kalah untuk putusan praperadilan BG, tetapi tidak untuk kasus-kasus lainnya. Suatu saat kita akan lawan balik" katanya.

Lebih lanjut Faisal pun menegaskan bahwa pertemuan dengan Plt KPK memang belum menjawab semua tuntutan pegawai yang tergabung dalam wadah pegawai KPK.

"Tetapi kami tetap pada tuntutan sebelumnya, dalam beberapa hari ke depan kami tetap memantau kebijakan pimpinan KPK terkait tuntutan" tandas Faisal. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×