kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

JK minta KPK mengoreksi diri


Selasa, 03 Maret 2015 / 12:41 WIB
ILUSTRASI. The Children's Palace buka gerai ketiga di Surabaya


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA.  Wakil presiden Jusuf Kalla (JK) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengoreksi diri. Hal tersebut disampaikan mengomentari aksi unjuk rasa yang dilakukan pegawai KPK hari ini di lobi gedung KPK, Jl Rasuna Said, Jakarta.

Menurutnya, penyerahan kasusn Budi Gunawan (BG) ke Kejaksaan Agung merupakan tindak lanjut dari putusan praperadilan yang membatalkan status tersangkanya. "Ini masalah peroerangan saja, jangan memasukan emosi politik ke dalamnya," ujar JK, Selasa (3/3) di Istana Wapres, Jakarta.

Menurutnya, kasus ini harus dilihat dari sisi hukum. Bukan masalah institusi KPK melawan Kepolisian RI.

Sebelumnya, ratusan pegawai KPK mengecam penyerahan kasus BG. Mereka meminta pimpinan KPK melanjutkan upaya hukum terhadap putusan praperadilan, dengan mengajukan upaya hukum peninjauan kembali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×