kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Soal Isu Anggaran Makan Bergizi Gratis Jadi Rp 7.500, Ini Kata Thomas Djiwandono


Kamis, 18 Juli 2024 / 20:57 WIB
Soal Isu Anggaran Makan Bergizi Gratis Jadi Rp 7.500, Ini Kata Thomas Djiwandono
ILUSTRASI. Wakil Menteri Keuangan II, Thomas Djiwandono


Reporter: Rashif Usman | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Menteri Keuangan II, Thomas Djiwandono mengungkapkan bahwa program prioritas Presiden terpilih Prabowo Subianto seperti program makan bergizi gratis akan selaras dengan pemerintah saat ini. 

Namun, ketika ditanya soal isu anggaran program tersebut dipotong menjadi Rp 7.500 per anak dari semula Rp 15.000 per anak, Thomas tak menjawab secara gamblang.

"Untuk hal yang sifatnya pertanyaan makan siang gratis ini saya rasa bukan saatnya," kata Thomas saat konferensi pers di kantor Kemenkeu, Kamis (18/7).

Baca Juga: Thomas Djiwandono Dilantik Jadi Wamenkeu, Manajemen Fiskal Jadi Tantangan ke Depan

"Saya bisa katakan, semua hal yang menyangkut program unggulan Presiden Terpilih apakah itu makan siang gratis dan sebagainya, itu akan selaras dengan prinsip yang sudah ditegaskan Menteri Keuangan," tambahnya.

Sebagai tambahan informasi, isu pemangkasan anggaran program makan bergizi gratis muncul, setelah ekonom Verdhana Sekuritas Heriyanto Irawan mengaku telah bertemu dengan Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran.

Ekonom Verdhana Sekuritas, Heriyanto Irawan mengungkapkan bahwa anggaran sebesar Rp 71 triliun sudah dibahas dan disetujui dengan presiden terpilih Prabowo Subianto.

Setelah anggaran sebesar Rp 71 triliun tersebut muncul, tim Prabowo tengah memikirkan mengenai budget makan siang gratis per harinya.

Bahkan, tim juga membuka opsi untuk memangkas budget makan siang gratis yang rencana semula dipatok Rp 15 ribu per hari. Ini dilakukan untuk menghemat biaya ditengah keterbatasan anggaran.

Baca Juga: Ini Catatan Apindo pada Tiga Wakil Menteri Baru

"Setelah dikomunikasikan angka itu Rp 71 triliun dan kemudian tugasnya presiden election (terpilih) ke tim ekonominya itu memikirkan apakah biaya makanan per hari itu bisa gak diturunin lebih hemat dari Rp 15 ribu mungkin ke Rp 9 ribu, atau ke Rp 7.500 kah? Kira-kira begitu," kata Hery dalam acara Market Outlook 2024, Selasa (16/7).

Pemangkasan budget makan siang gratis tersebut juga bertujuan agar program tersebut bisa menyentuh ke seluruh anak yang ada di berbagai daerah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×