kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Simpatisan Prabowo-Hatta mengeluh kelaparan


Jumat, 08 Agustus 2014 / 13:57 WIB
ILUSTRASI. Karyawan memotret layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Sejumlah sentimen diyakini masih akan membayangi pergerakan IHSG pada perdagangan Senin (27/2)


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Tidak terlihat para pedagang kaki lima (PKL) di sekitar gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (8/8). 

Pantauan Kompas.com di lokasi, di sekitaran MK, hanya ada para pedagang minuman keliling, pedagang asongan, dan pedagang aksesori kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, seperti pin, stiker, dan lainnya. 

Pada sidang gugatan hasil pilpres kedua kali ini, para simpatisan Merah Putih (sebutan pendukung Prabowo) mengaku kesal lantaran tak ada pedagang nasi yang berjualan. Salah satunya Ibu Intan asal Cililitan. 

"Yah kesal lah. Kami kan di sini dari pagi tapi tidak ada pedagang kaki lima, tak ada pedagang nasi di sini. Kami kan lapar," ujarnya. Sementara itu, temannya, Ibu Ina, juga menambahkan bahwa Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) memang melarang pedagang berjualan di sekitar MK. 

"Katanya Satpol PP melarang pedagang pakai gerobak jualan di sini makanya tak ada yang jualan," kata Ina. 

Tak hanya Ibu Intan dan Ibu Ina, pasangan suami istri asal Pulogadung, Pak Ahmad dan Ibu Rasih, yang sudah dari pukul 08.00 di sini pun akhirnya meminta anaknya untuk membawakan nasi dari rumah. 

"Padahal pas sidang pertama masih ada yang jualan tapi sekarang kok gak ada yah. Kami sih nyuruh anak buat kemari bawakan nasi. Nanti dia mau datang," kata Ibu Rasih. (Desy Hartini)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×