kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.844.000   -183.000   -6,05%
  • USD/IDR 16.775   -30,00   -0,18%
  • IDX 8.123   199,87   2,52%
  • KOMPAS100 1.137   29,35   2,65%
  • LQ45 824   17,48   2,17%
  • ISSI 289   10,45   3,75%
  • IDX30 430   9,01   2,14%
  • IDXHIDIV20 515   9,13   1,81%
  • IDX80 127   3,21   2,60%
  • IDXV30 141   5,28   3,90%
  • IDXQ30 139   1,96   1,43%

SIM Card Biometrik Wajib: Kenapa NIK Anda Harus Dicocokkan Wajah?


Rabu, 04 Februari 2026 / 04:50 WIB
SIM Card Biometrik Wajib: Kenapa NIK Anda Harus Dicocokkan Wajah?
ILUSTRASI. Pendaftaran SIM card biometrik resmi berlaku! Lindungi diri dari kejahatan digital yang rugikan Rp 9 triliun. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dalam aturan tersebut, diberlakukan kewajiban know your customer (KYC) bagi operator, peredaran kartu perdana dalam kondisi tidak aktif, validasi biometrik wajah saat registrasi, pembatasan kepemilikan maksimal tiga nomor per operator, serta kewajiban perlindungan data pelanggan melalui standar keamanan informasi.

“Kebocoran NIK yang terjadi lima sampai sepuluh tahun lalu masih bisa disalahgunakan sampai hari ini. Karena itu, kami perlu memastikan NIK dan wajah pendaftar benar-benar cocok,” tegas Meutya.

Penerapan registrasi biometrik diwajibkan bagi kartu SIM baru sebagai tahap awal, dengan opsi registrasi ulang bagi pelanggan lama. Pemerintah juga menetapkan masa transisi hingga Juni 2026, terutama untuk wilayah sulit dijangkau.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kemkomdigi Edwin Hidayat Abdullah menyatakan seluruh operator seluler telah siap dan melalui tahap uji coba. Ia menegaskan data biometrik pelanggan tidak disimpan oleh operator, melainkan diverifikasi oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.

Tonton: Purbaya Perkirakan Anggaran Program Gentengnisasi Tak Sampai Rp 1 Triliun

Ke depan, masyarakat diberikan hak penuh untuk mengecek dan mengendalikan nomor seluler yang terdaftar atas identitasnya melalui sistem operator dan portal aduan nasional yang terintegrasi mulai Juli 2026.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Dian Siswarini memastikan proses registrasi biometrik disiapkan melalui berbagai kanal, mulai dari layanan digital, gerai operator, hingga mesin mandiri, agar mudah diakses oleh masyarakat.

Selanjutnya: Saham TINS Terdepak dari IDX BUMN 20 Mulai 4 Februari, Ini Penggantinya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×