kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.988.000   -4.000   -0,13%
  • USD/IDR 17.017   7,00   0,04%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Secarik kertas wasiat Hasyim Muzadi


Kamis, 16 Maret 2017 / 16:22 WIB
Secarik kertas wasiat Hasyim Muzadi


Sumber: TribunNews.com | Editor: Adi Wikanto

DEPOK. Sebelum tutup usia, KH Hasyim Muzadi meminta secari kertas berisi pesan yang dituliskannya ditempel di kamar rumahnya di Depok. Rumah Hasyim Muzadi berada di lokasi Pondok Pesantren Al Hikam Depok.

Menantu Hasyim, Arif Zamhari melihat kertas tersebut sebagai wasiat. Kertas tersebut berisi 'istirahatkan dirimu untuk mengatur segala sesuatu yang sudah diatur Tuhan'.

"Sangat dalam sekali pesan beliau. Dia minta ditempel di kamar beliau. Saat itu dilakukan beliau dalam kondisi kurang sehat. Beliau meminta salah satu ustadz, saya pikir itu salah satu wasiat beliau," kata Arif di kediaman Hasyim, Depok, Kamis (16/3/2017).

Arif menceritakan Hasyim bercita-cita mendirikan pesantren Al Hikam di setiap universitas negeri. Contohnya, lokasi pesantren di Malang dan Depok. "Cita-cita beliau mendirikan pesantren yang ada dekat kampus," tutur Arif.

Arif mengingat ajaran Hasyim mengenai hubungan antar manusia. Kemudian, hubungan manusia dengan Tuhan. Lalu hubungan manusia dengan makhluk hidup yang tertuang dalam kitab Al Hikam.

Arif menuturkan Hasyim lebih banyak tinggal di Depok untuk mengajar. Sedangkan pengajian sebulan sekali di Malang. "Dari Malang sudah dimandikan dan sudah disalatkan. Pukul 13.00 WIB sampai disini lalu disalatkan di masjid setelah itu dimakamkan dengan upacara kenegaraan," kata Arif.

(Ferdinand Waskita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×