kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Sebagian transaksi digital belum masuk PDB


Jumat, 04 Agustus 2017 / 09:55 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Wahyu T.Rahmawati

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memperkirakan adanya potensi tambahan produk domestik bruto (PDB) Indonesia dari transaksi digital. Sebab, sebagian dari transkasi digital tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam PDB.

Asisten Gubernur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Dody Budi Waluyo mengatakan, angka transaksi digital di tahun lalu berdasarkan beberapa sumber, nilainya mencapai sekitar US$ 4 miliar-US$ 5 miliar hingga 1% dari PDB. Angka itu lanjutnya, kemungkinan belum semua tercermin dalam PDB tahun lalu. "Mungkin sebagian sudah terhitung (di PDB) dan sebagian lagi belum," kata Dody, Jumat (4/8) pagi.

Dengan demikian, masih ada potensi penambahan PDB dari transaksi digital tersebut. Apalagi saat ini makin marak dilakukan masyarakat.

Ia juga menjelaskan, angka transaksi digital yang telah masuk perhitungan PDB, masuk ke sektor perbankan. Sehingga hal itu menjadi nilai tambah di sektor keuangan.

Ke depan lanjut Dody, pihaknya akan melakukan diskusi dan melakukan kerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk membahas mengenai cara menangkap transaksi digital tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×