kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.889   19,00   0,11%
  • IDX 8.948   63,58   0,72%
  • KOMPAS100 1.240   13,93   1,14%
  • LQ45 879   12,32   1,42%
  • ISSI 327   2,65   0,82%
  • IDX30 449   8,13   1,84%
  • IDXHIDIV20 531   10,57   2,03%
  • IDX80 138   1,59   1,17%
  • IDXV30 147   2,50   1,73%
  • IDXQ30 144   2,26   1,60%

SBY mendadak batal membahas reforma agraria


Kamis, 26 Januari 2012 / 11:01 WIB
SBY mendadak batal membahas reforma agraria
ILUSTRASI. Hasil pertandingan Atletico Madrid vs Celta Vigo, Suarez cs tertahan di kandang


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendadak membatalkan seluruh agenda yang telah dijadwalkan termasuk sidang kabinet paripurna yang membahas perkembangan Rancangan Peraturan Presiden (RPP) Reforma Agraria dan persiapan masterplan program percepatan penanggulangan kemiskinan Indonesia (MP3KI).

"Sidang kabinet paripurna ditunda sampai waktu yang belum ditentukan dan akan dijadwalkan lagi kemudian," kata Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, Kamis (26/1). Menurut Julian, alasan pembatalan tersebut karena SBY masih mematangkan pembahasan RPP Reforma Agraria dan MP3KI.

Dengan pembatalan ini, SBY memilih melakukan kegiatan intern. SBY juga bakal melakukan kegiatan intern di Istana Bogor, Jumat (27/1) besok. "Saya pastikan bukan untuk diliput. Kalau pun ada pemanggilan itu sifatnya internal saja," katanya.

Julian menjelaskan, kegiatan SBY di Istana Bogor berlangsung sampai Sabtu (28/1). Sebagai informasi, sejatinya kegiatan SBY saat ini memimpin sidang kabinet paripurna dengan dua agenda menyangkut RPP Reforma Agraria dan MP3KI pada pukul 10.30 wib di kantor Presiden. Kemudian 15.00 wib di halaman tengah Istana, SBY bakal bersilaturahmi dengan atlet peraih medali ASEAN Paragames VI ahun 2011.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×