kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.669.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

SBY bantah sudah berkemas tinggalkan istana


Kamis, 24 April 2014 / 12:45 WIB
SBY bantah sudah berkemas tinggalkan istana
ILUSTRASI. Film Sri Asih yang masih tayang di bioskop hingga saat ini adalah rekomendasi film superhero asli Indonesia yang raih popularitas tinggi.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Hal menarik disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebelum membuka rapat terbatas (ratas) pada Kamis (24/4).

Dalam ratas tersebut, presiden berpesan pada para staf agar bersikap terbuka kepada media, terutama terkait roda pemerintahan paska penyelenggaran Pemilu Legislatif 9 April lalu.

Pernyataan ini disampaikan SBY usai mendengar pemberitaan di media massa yang menyebut pemerintahannya sudah tidak berjalan lantaran presiden sudah siap berkemas meninggalkan Istana Negara.

"Hal itu salah, kontrak kami di pemerintahan sampai 20 oktober 2014 mendatang. Rakyat juga ingin tahu apa yang dilakukan presidennya saat ini," ungkap SBY di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (24/4)

Menurutnya, dua hari lalu di kantor presiden, digelar ratas membahas dua hal penting, apa yang harus dilakukan ke depan berkaitan dengan kebijakan baru di bidang investasi.

Pada ratas tersebut, pemerintah menetapkan sektor mana yang sebagai investasi terbuka, mana yang tertutup dan mana sektor yang terbuka dengan syarat.

Pembahasan itu untuk memastikan bahwa setidaknya bisa diterima dunia usaha untuk kepentingan nasional dan ekonomi yang terus berkembang.

Lalu, penjelasan tentang situasi terkini, apa saja yang mesti dilakukan enam bulan mendatang. Meskipun ini tahun Pemilu, tapi ekonomi Indonesia terjaga.

"Hal itu bisa dilihat ketika saya menerima tujuh orang duta besar dan mereka mau memberikan apresiasi yerhadap pemilu yang diselenggarakan, besar, luas dan rumit, tapi tetap berlangsung aman dan demokratis," ujarnya.

Atas hal tersebut, Presiden SBY mengaku bersyukur dan berterimakasih pada penyelenggara pemilu dan rakyat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×