CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.010,74   -8,25   -0.81%
  • EMAS994.000 0,20%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Sasaran Drop Out Harus Ulangi Vaksinasi Covid-19, Siapakah Itu?


Rabu, 02 Maret 2022 / 08:49 WIB
Sasaran Drop Out Harus Ulangi Vaksinasi Covid-19, Siapakah Itu?
ILUSTRASI. Sasaran drop out harus melakukan vaksinasi Covid-19 ulang. KONTAN/Fransiskus SImbolon


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sasaran drop out harus melakukan vaksinasi Covid-19 ulang. Apa yang dimaksud dengan sasaran drop out?

Mengutip situs indonesiabaik.id, sasaran drop out merupakan masyarakat yang belum melakukan vaksinasi Covid-19 dosis kedua dalam kurun waktu enam bulan setelah suntikan pertama. Kelompok inilah yang diharuskan mengulang vaksinasi. 

Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Kesehatan Nomor SR.02.06/2/921/2022 tentang Pemberian Vaksinasi Covid-19 bagi Sasaran Drop Out.

"Sasaran yang drop out dapat menggunakan vaksin dengan platform berbeda yang tersedia untuk melengkapi dosis keduanya dengan mengutamakan vaksin yang memiliki masa expired date terdekat," demikian bunyi SE tersebut, Selasa (14/2/2022). 

Baca Juga: Begini Cara Mencegah atau Mengurangi Efek Vaksin Booster, Ada 4 Cara

Sasaran drop out yang dimaksud dalam SE Kemenkes tersebut adalah masyarakat yang belum mendapat suntikan vaksin dosis kedua lebih dari enam bulan sejak vaksinasi dosis pertama. Berdasarkan SE, masyarakat dapat diberikan vaksin kedua dengan platform yang berbeda sesuai ketersediaan di masing-masing daerah.

Berdasarkan SE itu pula, masyarakat dapat diberikan vaksin kedua dengan platform yang berbeda sesuai ketersediaan di masing-masing daerah.

Bagi sasaran yang mengalami drop out dalam waktu lebih dari enam bulan, maka vaksinasi primer harus diulang, dan vaksinasinya dapat menggunakan platform yang berbeda dari vaksin semula. 

Baca Juga: Jika Positif Covid-19, Kapan Bisa Vaksin Booster?

Terakhir, sasaran yang drop out dapat menggunakan vaksin dengan platform berbeda yang tersedia untuk melengkapi dosis keduanya.

Alasan vaksinasi ulang

Alasan yang mendasari adanya kebijakan tersebut adalah efikasi vaksin yang menurun setelah lebih dari enam bulan. Perlu diketahui, efikasi vaksin adalah tingkat kemanjuran vaksin dalam melawan suatu penyakit pada orang yang sudah divaksinasi saat tahap uji klinis.

Kendati demikian, pengulangan vaksinasi dari awal adalah tindakan yang aman dilakukan. Hal tersebut juga sudah ada kajian dari Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×