kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Sampai bulan lalu, Kominfo hapus 5.046 hoaks soal Covid-19 di media sosial


Sabtu, 04 Desember 2021 / 14:45 WIB


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengungkapkan, pada periode Januari hingga November 2021 terdapat 5.046 konten hoaks seputar penanganan Covid-19 yang tersebar di media sosial (medsos) dan telah dihapus. Dari jumlah tersebut, 2.467 konten terkait hoaks vaksin Covid-19.

Tenaga Ahli Menteri Kominfo Bidang Komunikasi dan Media Massa, Devie Rahmawati mengatakan, dari jumlah tersebut, sebagian besar konten hoaks yang dihapus tersebar di media sosial Facebook dan Twitter.

Tercatat, Kominfo telah menghapus (take down) sebanyak 4.382 konten hoaks seputar penanganan Covid-19 yang tersebar di Facebook. Lalu, 560 konten hoaks seputar penanganan Covid-19 yang tersebar di Twitter.

"Kenapa kesehatan berada di posisi pertama karena jelas ini pandemi. Biasanya peringkat pertama (hoaks) aspek pemerintahan atau politik," ujar Devie dalam acara Media Gathering Kominfo, Kamis (2/12).

Baca Juga: Lebih 5,5 juta dosis vaksin AstraZeneca dan Covovax tiba dalam 2 tahap kedatangan

Lebih lanjut Devie mengatakan, Kominfo terus berupaya melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat dalam mengenali konten hoaks di media sosial. Salah satunya melalui program literasi digital nasional melalui webinar bertajuk kecakapan digital.

"Yang kami ajarkan kecakapan digital agar bisa hidup aman, sehat dan selamat di ruang digital," ucap Devie.

Berdasarkan data Kominfo, sepanjang Januari hingga November 2021 terdapat 1.573.282 konten negatif yang tersebar di situs internet dan telah dilakukan pemutusan akses. Dari jumlah tersebut, 1.109.416 konten merupakan konten pornografi, 435.425 konten perjudian dan 14.936 konten penipuan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×