kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Samadikun, buron BLBI ditangkap di China


Minggu, 17 April 2016 / 12:00 WIB


Sumber: TribunNews.com | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Kabar buronan kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), Samadikun Hartono yang tertangkap di Tiongkok, dikonfirmasi oleh Jaksa Agung Muhammad Prasetyo. 

Menurut Prasetyo, Samadikun bukan menyerahkan diri, tapi ditangkap oleh Tim Pemburu Koruptor yang termasuk Badan Intelijen Negara di dalamnya. "Tim pemburu koruptor bersama kami (Kejaksaan Agung) yang bekerja itu, tapi karena di negara asing  perlu proses," kata Prasetyo, Sabtu (16/4/2016).

Saat ini, jelas Jaksa Agung, Samadikun tengah dalam proses pemulangan menuju Indonesia. "Masih dalam proses, tunggu saja," katanya.

Sesampai di Indonesia, Samadikun akan dibawa ke Kejaksaan Agung terlebih dahulu, sebelum dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan untuk menjalani putusan pengadilan. Namun, Jaksa Agung mengaku belum mengetahui Lembaga Pemasyarakatan yang menjadi tempat Samadikun mendekam.

Samadikun divonis bersalah dalam kasus penyalahgunaan dana talangan dari Bank Indonesia atau BLBI senilai sekira Rp 2,5 triliun yang digelontorkan ke Bank Modern menyusul krisis finansial 1998. Kerugian negara yang terjadi dalam kasus ini sebesar Rp169 miliar.

Berdasarkan putusan Mahamah Agung (MA) tertanggal 28 Mei 2003, mantan Presiden Komisaris Bank PT Bank Modern Tbk itu dihukum empat tahun penjara.

Selain Samadikun, Kejaksaan Agung masih mengejar buronan lain, di antaranya, Lesmana Basuki, Eko Edi Putranto, Hary Matalata, Hendro Bambang Sumantri, Hesham al Warraq, dan Rafat Ali Rizvi. Hesham dan Rafat buronan dalam bailout Bank Century.

(Valdy Arief)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×