kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Saat Erick Thohir bingung begitu tahu banyak BUMN punya bisnis hotel


Selasa, 03 Desember 2019 / 08:34 WIB
Saat Erick Thohir bingung begitu tahu banyak BUMN punya bisnis hotel
ILUSTRASI. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (kanan) bersama Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo (kedua kiri) tiba di ruang komisi untuk mengikuti rapat dengan Komisi VI DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (2/12/2019).


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

“Tentu di dalam BUMN-nya kami akan juga bikin yang namanya kembali ke core business. Saya rasa berat sekali. Saya tidak salahkan direksi PT PANN ketika beliau (direksi) masuk awal memang sudah ada core business yang sangat tidak fokus. Di bawah PANN ada dua hotel," ucap dia.

Nah, bicara PANN, bukan cuma Erick yang baru kenal, juga Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. Bahkan, Menkeu mengaku tak pernah mendengar nama PANN sebagai BUMN.

Baca Juga: Terpopuler: Sejumlah BUMN terancam bangkrut, China balas AS soal Hong Kong

Padahal, PANN akan mendapatkan penyertaan modal negara (PMN) segede Rp 3,76 triliun dalam APBN 2020. "Saya juga baru dengar. Saya belum pernah dengar (juga) PT ini," jelas Meneku dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Senin (2/12). 

Menkeu lantas menjelaskan, PANN adalah singkatan dari Pengembangan Armada Niaga Nasional (PANN). Dan, PMN ke PANN akan pemerintah berikan secara nontunai sebagai konversi utang subsidiary loan agreement (SLA) menjadi ekuitas.

Penulis: Akhdi Martin Pratama

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Erick Thohir Bingung Saat Tahu Semua BUMN Punya Bisnis Hotel"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×