kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

RS Permata: Kecelakaan perparah hipertensi Setnov


Jumat, 17 November 2017 / 11:11 WIB
RS Permata: Kecelakaan perparah hipertensi Setnov


Reporter: Teodosius Domina | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bimanesh Sutarjo, dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau yang menangani tersangka kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto, menjelaskan kondisi kesehatan ketua DPR RI tersebut yang sebelumnya memiliki hipertensi, semakin parah gara-gara kejadian kecelakaan semalam.

"Concern kami, tensinya membahayakan, jadi perlu saya kendalikan. Ada kecelakaan kebetulan itu menambahkan saja," kata Bimanesh, Jumat (17/11).

Namun, Bimanesh enggan merinci kondisi medis yang dialami karena hal itu bertentangan dengan kode etik dokter. Yang jelas, selama ini Novanto memang menderita hipertensi.

"Kalau mengenai diagnosis penyakit, saya enggak bisa jelaskan rinci. Sumpah jabatan saya tidak boleh. Dilihat secara fisik dari luar, memang kemarin kita menyaksikan ada cedera kepala," kata Bimanesh.

Sementara, pihak KPK pagi tadi telah berkoordinasi dengan tim dokter di RS Media Permata Hijau.

"Tim sudah dapat menemui dan berkoordinasi dengan dokter yang menangani SN (Novanto) pagi ini sekitar pukul 06.30," kata Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah.

Febri menambahkan proses pengecekan dilakukan bersama beberapa dokter, yaitu dokter jaga yg menangani di awal, dokter syaraf dan dokter jantung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×