kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

RI siap-siap gelar rapat IMF World Bank di Bali


Senin, 10 April 2017 / 13:51 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Indonesia akan menjadi tuan rumah pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) dan Bank Dunia ( World Bank ) 12-14 Oktober 2018 mendatang di Nusa Dua, Bali.

Pemerintah bersama dengan Bank Indonesia (BI) pun melakukan rapat koordinasi dalam rangka mempersiapkan hajatan besar tersebut, Senin (10/4). Rapat digelar di kantor Menko Martim Luhut Binsar Panjaitan selaku Pimpunan kepanitian persiapan acara tersebut.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, rapat hari ini membahas mengenai organisasi, program kerja, kesiapan logo hingga anggaran. Menurutnya, hasil rapat tersebut juga siap diserahkan ke Presiden Joko Widodo, Selasa (11/4).

Lebih lanjut menurut Agus, persiapan acara tersebut juga nantinya akan dituangkan dalam bentuk Keputusan Presiden (Keppres). Tak hanya itu, Keppres tersebut juga akan mengatur mengenai hal-hal saat acara berlangsung dan hal-hal setelah acara berlangsung.

"Kalau Presiden sudah dilapori, Presiden sudah tidak ada hal yang ditambahkan, nanti akan langsung ditandatangani," kata Agus saat ditemui usai rapat, Senin siang. Sayangnya, ia masih enggan berbicara lebih rinci terkait isi Keppres itu.

Lebih lanjut menurutnya, setelah Keppres ditandatangani, pemerintah termasuk pemerintah daerah akan menyelenggarakan kick-off yang menandai persiapan selama 18 bulan sebelum acara tersebut dilangsungkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×