kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Rencana penurunan ICUMSA dinilai bisa mengganggu gula petani


Rabu, 04 September 2019 / 18:51 WIB
ILUSTRASI. HARGA ACUAN GULA PETANI RENDAH


Reporter: | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana penurunan standar International Commission For Uniform Methods of Sugar Analysis (ICUMSA) bisa ganggu gula petani. Pasalnya penurunan tersebut akan membuat batas standar gula mentah (raw sugar) semakin rendah. 

Hal itu dinilai dapat membuat raw sugar mudah bercampur dengan gula kristal putih (GKP) olahan petani. "Diduga kuat raw sugar bisa bercampur dengan GKP," ujar Ketua Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Soemitro Samadikoen saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (4/9).

Baca Juga: Indonesia turunkan batas standar ICUMSA yang diimpor

Soemitro menduga penurunan standar ICUMSA gula tersebut merupakan permintaan India. Pasalnya India tidak dapat memproduksi raw sugar dengan standar ICUMSA yang tinggi sehingga standar ICUMSA yang ada diturunkan.

Asal tahu saja dalam Peraturan Menteri Perindustrian dan Perdagangan (Permenperindag) nomor 527 tahun 2004 menjelaskan gula mentah yang diimpor wajib memiliki ICUMSA di atas 1.200.

Menanggapi hal itu, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan perlu ada proteksi bagi petani tebu rakyat. Salah satunya adalah dengan meningkatkan produksi pabrik tebu.

Baca Juga: Direksi Terkena OTT, PTPN III: Kami Akan Selalu Kooperatif dan Mendukung KPK

"Sekarang ini pembangunan pabrik gula dari target 10 sudah ada 9 pabrik kapasitas rata-rata 10.000 TCD (ton cane day atau ton kristal gula per hari)," terang Amran.

Pabrik baru tersebut mampu menghasilkan rendemen sebesar 9%. Oleh karena itu Amran bilang produksi gula tebu petani tahun 2019 bisa lebih tinggi dari realisasi produksi tahun 2018 sebesar 2,5 juta ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×