kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Rekan Bambang Widjojanto ajukan perlindungan hukum


Senin, 26 Januari 2015 / 16:43 WIB
ILUSTRASI.


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Dua rekan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto, Iskandar Son Aji dan Hermawanto, mengajukan perlindungan hukum terhadap Bambang kepada Perhimpunan Advokat Indonesia. Hermawanto dan Iskandar merupakan rekan Bambang yang turut menangani kasus sengketa Pilkada Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi pada 2010 lalu.

"Kami berdua memohon perlindungan hukum atas Peradi di atas kerja kami sebagai advokat. Ini penting agar advokat tidak dilecehkan profesinya," kata Hermawanto saat memberikan keterangan di Kantor Peradi, Jakarta, Senin (26/1/2015).

Menurut dia, peristiwa penangkapan terhadap Bambang merupakan suatu bentuk pelecehan terhadap profesi advokat. Pasalnya, perkara yang disangkakan Polri itu terjadi semasa Bambang masih menjadi advokat.

Hermawanto menambahkan, jika memang ada suatu pelanggaran etika profesi yang dilakukan Bambang, sebaiknya itu diselesaikan oleh Peradi. Pasalnya, Bambang, ketika peristiwa itu terjadi, adalah anggota Peradi aktif.

"Tindakan proses pidana polisi adalah pelecehan kepada advokat. Kami mohon, Peradi lindungi kami. Jika perlu dibawa ke ranah etik, kami siap sidang etik," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Peradi Otto Hasibuan mengungkapkan, peristiwa penangkapan Bambang oleh Bareskrim Polri merupakan sebuah peristiwa besar. Tak hanya menyedot perhatian publik, bahkan, kata dia, Presiden Joko Widodo turun langsung untuk menyelesaikan kasus tersebut. Pasalnya, kasus ini secara tidak langsung menarik dua institusi hukum yang berwenang di Tanah Air, yaitu Polri dan KPK.

Otto menambahkan, meski saat ini status Bambang bukanlah anggota Peradi aktif, pihaknya tetap memiliki kewajiban untuk memberikan perlindungan kepada Bambang. "Kami akan pelajari dengan segera semua pengaduan ini," ujarnya.(Dani Prabowo)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×