kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Realisasi Transfer ke Daerah Rp 795,6 Triliun per November 2025, 91,5% dari Target


Jumat, 19 Desember 2025 / 08:11 WIB
Realisasi Transfer ke Daerah Rp 795,6 Triliun per November 2025, 91,5% dari Target
ILUSTRASI. Pagu APBN 2025 yang ditetapkan untuk belanja Transfer ke Daerah (TKD) mencapai Rp 864 triliun


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi belanja Transfer ke Daerah (TKD) hingga akhir November 2025 telah mencapai Rp 795,6 triliun, atau setara 91,5% dari pagu APBN 2025 yang ditetapkan sebesar Rp 864 triliun.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, penyaluran TKD mengalami akselerasi signifikan pada November 2025, jika dibandingkan dengan realisasi hingga Oktober 2025 yang sebesar Rp 713,4 triliun.

“Artinya, selama bulan November telah dilakukan transfer sekitar Rp 82 triliun ke seluruh pemerintah daerah,” ujar Suahasil dalam konferensi pers APBN Kita Edisi Desember, Kamis (18/12/2025).

Baca Juga: Kemenkeu Estimasi Kebutuhan Pemulihan Bencana Sumatra Rp 51 Triliun dari APBN 2026

Dari sisi komponen, Dana Bagi Hasil (DBH) tercatat terealisasi sebesar Rp 157,4 triliun, tumbuh 22,5% secara tahunan (year on year/yoy). Sementara itu, Dana Alokasi Umum (DAU) mencapai Rp 409,5 triliun, namun menurun 2% yoy.

Adapun Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik terealisasi sebesar Rp 136,4 triliun, tumbuh 14,9% yoy. Sebaliknya, DAK Fisik hanya mencapai Rp 13,2 triliun, turun hingga 66,7% yoy. Sementara Dana Desa tercatat sebesar Rp 59,5 triliun, turun 13,9% yoy.

“Kalau kita lihat komponennya, yang paling tinggi pertumbuhannya adalah Dana Bagi Hasil dan Dana Alokasi Khusus nonfisik,” ungkap Suahasil.

Pemerintah menilai kinerja penyaluran TKD hingga November 2025 tetap solid dan menjadi salah satu penopang belanja daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×