kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Rayakan pelantikan, warga diminta naik angkot saja


Jumat, 17 Oktober 2014 / 22:51 WIB
Rayakan pelantikan, warga diminta naik angkot saja
ILUSTRASI. Cara Menurunkan Darah Tinggi dengan Alami, Buah Penurun Hipertensi Ini Wajib Dimakan


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau warga Jakarta yang hendak hadir dalam acara kirab budaya pelantikan presiden terpilih Joko Widodo pada Senin (20/10) mendatang untuk tidak membawa kendaraan sendiri.

Warga diminta datang dengan menggunakan angkutan umum karena Pemprov DKI tidak akan menyiapkan lahan parkir khusus untuk acara tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Muhammad Akbar mengatakan, warga yang berencana datang ke acara yang akan dilaksanakan di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin itu dapat menggunakan commuter line dengan pemberhentian di Stasiun Sudirman, ataupun naik transjakarta dengan pemberhentian di halte Semanggi (Koridor IX), dan halte Dukuh Atas Koridor IV dan VI).

"Kami tidak menyiapkan parkir tambahan. Jadi masyarakat yang akan datang ke acara sebaiknya menggunakan angkutan umum," kata Akbar, di Balaikota Jakarta, Jumat (17/10).

Menurut Akbar, bagi warga yang tetap membawa kendaraan pribadi, disarankan untuk memarkirkan di lokasi-lokasi resmi, seperti di parkir timur Senayan, lapangan IRTI Monas, maupun lapangan parkir Masjid Istiqlal.

Akbar menegaskan, apabila ada kendaraan yang parkir sembarangan, maka petugas dari Dinas Perhubungan DKI akan segera melakukan penderekan berbayar.

"Kalau ada yang parkir liar, kita akan siapkan mobil derek sebanyak 4-5 unit. Selain untuk parkir liar, mobil derek juga disiapkan untuk mobil yang mogok. Kan kalau mogok pasti menghambat, jadi harus cepat dievakuasi," kata mantan Kepala BLU Transjakarta itu. (Alsadad Rudi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×