kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Rata-Rata Porsi Gaji yang Dikonsumsi Masyarakat Naik pada September 2022


Senin, 10 Oktober 2022 / 17:42 WIB
Rata-Rata Porsi Gaji yang Dikonsumsi Masyarakat Naik pada September 2022
ILUSTRASI. Pendapatan konsumen yang digunakan untuk konsumsi naik di bulan September 2022


Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rata-rata proporsi pendapatan konsumen yang digunakan untuk konsumsi atau average propensity to consume ratio terpantau meningkat pada September 2022.

Bank Indonesia (BI) mencatat, average propensity to consume ratio pada bulan laporan sebesar 74,8%, atau meningkat dari 73,6% pada bulan Agustus 2022.

“Berdasarkan kelompok pengeluaran, rata-rata porsi konsumsi terhadap pendapatan terpantau meningkat pada seluruh kategori pengeluaran, tertinggi di atas Rp 5 juta,” tulis Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam laporan Survei Konsumen, Senin (10/10).

Baca Juga: Keyakinan Konsumen September 2022 Anjlok, Indonesia di Ambang Resesi?

Sebaliknya, rata-rata rasio pendapatan konsumen yang disimpan (saving to income ratio) tercatat sebesar 15,8% atau turun dari 16,8% pada bulan sebelumnya.

Penurunan porsi tabungan terhadap pendapatan terindikasi pada seluruh kategori pengeluaran responden, yang terdalam pada responden dengan tingkat pengeluaran lebih dari Rp 5 juta per bulan.

Sementara itu, rata-rata rasio pembayaran cicilan/utang (debt to income ratio) tercatat 15,8%, atau lebih rendah dari bulan Agustus 2022 yang mencapai 16,8%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×